BERITA

Kemenag Prioritaskan Persatuan Keragaman

Selasa, 17 Januari 2017 | 21:18 WIB
KOMPAS.com/Nabilla Tashandra Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (16/1/2017).

JAKARTA, KOMPAS.com--Menteri Agama  memaparkan prioritas program Kementerian Agama pada 2017 ialah moderasi keagamaan yang menekankan agama sebagai pemersatu keragaman.

"Seluruh penyeru agama, seluruh guru-guru agama, dosen, rumah ibadah, ormas keagamaan, semua pihak kita arahkan bagaimana agama ditekankan pada esensi dan substansi sesungguhnya yang menyatukan kita di tengah keragaman," kata Lukman di Jakarta, Selasa.

Oleh karenanya pemerintah akan mengarahkan penerbitan buku-buku agama, guru-guru madrasah dan penyeru agama lainnya untuk tidak menjadikan agama sebagai alat atau faktor pemecah belah bangsa.

Lukman yang memaparkan program Kemenag 2017 salah satunya mempersiapkan penyelenggaraan haji sejak dini mengingat pada tahun ini terdapat penambahan kuota jamaah haji sebanyak 52.200 porsi dibanding 2016.

"Berbagai persiapan kita lakukan sejak dini, termasuk pembicaraan dengan DPR terkait penetapan biaya perjalanan ibadah haji," kata Lukman yang merupakan politisi dari Partai Persatuan Pembangunan.

Selain itu, lanjut Lukman, Kementerian Agama juga akan menyalurkan Kartu Indonesia Pintar (KIP) kepada siswa-siswa madrasah dan pesantren yang terdaftar di bawah Kemenag.

"Tidak kurang 1,7 juta siswa dan santri di tahun 2017 yang ada di Kementerian Agama, madrasah pesantren akan menerima KIP," ujar dia.

Berita Lainnya