BERITA

Kolaborasi Budaya Sunda dan Cap Gomeh di Karawang

Selasa, 24 Januari 2017 | 13:31 WIB
KOMPAS.COM/RONNY ADOLOF BUOL Salah satu Tang Sin diusung di tandu saat gelaran Perayaan Cap Go Meh di Manado, Sulawesi Utara.

KARAWANG, KOMPAS.com--Kirab Cap Go Meh yang menjadi kegiatan penutup perayaan Imlek di Kabupaten Karawang, Jawa Barat, akan dikolaborasikan dengan kirab budaya dan ruwat bumi khas Sunda.

"Acara puncaknya itu akan digelar pada 12 Februari 2017," kata Panitia Perayaan Imlek setempat Natala Sumedha, di Karawang, Senin.

Ia mengatakan, sebenarnya saat ini perayaan Imlek sudah dimulai. Saat ini, warga keturunan Tionghoa sudah beribadah di sejumlah vihara. Acara puncaknya akan digelar dengan Kirab Cap Go Meh.

Natala mengaku sengaja mengolaborasikan Kirab Cap Go Meh dengan Kirab Budaya Sunda agar perayaan Imlek yang digelar tahun ini berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya.

Seiring dengan akan digelarnya Kirab Budaya Sunda, maka masyarakat Karawang bisa mengikuti puncak Imlek di Karawang.

"Kegiatan kolaborasu dengan budaya Sunda sengaja digelar, karena kami berprinsip di mana bumi dipijak di situ kami harus bisa beradaptasi dengan adat budaya setempat," kata dia.

Rencananya, Kirab Cap Go Meh yang dikolaborasi dengan Kirab Budaya Sunda tersebut akan digelar bekerja sama dengan masyarakat setempat serta Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Karawang.

Diharapkan dengan adanya kolaborasi Kirab Cap Go Meh dengan Kirab Budaya Sunda itu bisa membantu Pemkab Karawang dalam mempromosikan seni budaya, pariwisata dan kuliner khas Karawang.

"Intinya, kami berharap agar Karawang menjadi contoh kota perlintasan etnis dan budaya yang baik dan sebagai kota yg dikenal kota yang menjunjung tinggi toleransi beragama," kata Natala.

Berita Lainnya